21 December 2011

menyetrikalah,maka semua akan menjadi indah! :)

0 comments
Ingin menjernihkan pikiran dari kemelut (halah) pekerjaan atau kesibukan atau apapuuun yang bikin isi otak carut marut?
Gak perlu repot-repot jadi member di tempat yoga ternama, cukup pulang ke rumah, bentangkan papan setrikaan (jika ada), colok kabel setrika dan menyetrikalah! :)

Kenapa menyetrika?
Karena ternyata menyetrika adalah salah satu bentuk meditasi yang berguna untuk pemulihan jiwa dan raga.

Info itu gw dapet dari penyiar radio yg kebetulan gw dengar saat perjalanan pulang kantor.
Menyetrika adalah salah satu bentuk meditasi. Pernyataan ini rasanya sesuai, 'kan bukankah meditasi itu intinya adalah untuk membiarkan diri kita mengalami proses pemusatan perhatian pada tujuan tertentu?

Saat menyetrika, kita fokus menggosok maju-mundur terus menerus sampai baju kita rapih kan?

WOW! Superb sekali ya?

Selain menenangkan jiwa raga, juga meringankan pekerjaan rumah tangga.
Jiwa dan pikiran tenang, hati senang, dan Ibu pun pasti riang, karena tumpukan baju yang akan disetrika jadi berkurang!
Dapat pahala lagi (InsyaAllah) dari-Nya karena menyenangkan hati Ibunda :)


So, menyetrikalah, maka semua akan menjadi indah! :)

12 December 2011

questioning a heart

0 comments

T : "Nikah kapan?"
J : “Maret taun depan lah”
T : “What? Sama dia? Secepat dan seyakin itu?”
J : “Yaa…gini deh, gw lagi butuh pasangan, dan yang ada cuma dia, ya udah ngapain susah2 nyari lagi”


Ironis gak sih, kalau memutuskan menikah hanya karena ada Si Doi yang kebetulan sudah menanti di depan mata?

You can call it fate, or luck or gift. 
But...
Have you ask your heart about it?

07 December 2011

maka berhentilah mengeluh!

0 comments
penggalan kata-kata dari Pak Dahlan Iskan :

Maksud saya: maka berhentilah mengeluh!
Maksud saya: tetapkanlah tekad! Mau jadi direksi BUMN atau mau di swasta. Atau mau, he he, memilih hidup yang paling nikmat itu!
Maksud saya: kalau pilihan sudah dijatuhkan, tinggallah kita fokus di pilihan itu. Sepenuh hati. Tidak ada pikiran lain kecuali bekerja, bekerja, bekerja!


Hmm... sepertinya saya menemukan inspirasi baru saya.
Thanks to you Pak DI! :)