dibuang sayang

Penemuan yang saya peroleh dari mengubak-ngubek arsip tempo dulu.
Secarik kertas yang dibuang sayang.
Sayang karena ada rangkaian kata indah yang entah-siapa penulisnya.

cantikkah di matamu bila cinta adalah 1+1=1?
menyatu satu
menjadi satu

karena cinta adalah 1+1=1

Pop-up thought saya setelah membaca penggalan puisi di atas,
"jika cinta adalah 1+1=1, maka cinta itu memang benar unlogic adanya."

Which one is better, better love or better future?

Terinspirasi setelah membaca novel Tea for Two karya Clara Ng, saya jadi kepikiran (again!) soal percintaan dan perjodohan dan apapun-lah-itu-namanya yang berkaitan sama hubungan yang terjalin antara laki-laki dan perempuan yang nantinya mungkin akan berakhir dalam sebuah lembaga pernikahan.

Singkat cerita, Tea for Two ini menendang otak saya hingga akhirnya mengeluarkan pertanyaan.
Lebih baik mana,bersama dengan orang yang cintanya lebih baik untuk kita,
atau
bersama dengan orang yang cintanya punya masa depan untuk kita?

Menurut saya, definisi cinta yang lebih baik adalah ketika orang tersebut mampu memberikan rasa aman dan ketenangan pada jiwa dan raga saya ketika saya menjalin hubungan bersamanya.
sedangkan, definisi cinta yang punya masa depan adalah ketika orang tersebut memiliki niat baik, membagi cintanya hanya dengan saya, dengan kata lain, saya bukan pihak ketiga dan bukan orang yang lie beneath relationship that already exist.

Pilihan terbaik pastinya bersama dengan orang yang cintanya lebih baik dong! Karena sejatinya, orang yang mencintai kita secara lebih baik kemungkinan besar punya masa depan yang lebih baik juga.Kemungkinan loh ya..Coz in reality we'll never know...hee!

Tapi kan,Tuhan menyimpan takdir.
Dan takdir itu ada untuk sebuah kejutan.

Nah, kalau ternyata kita diberi kejutan berupa dipertemukan dengan seseorang yang mencintai kita dengan lebih baik tapi ternyata gak punya masa depan untuk kita, lebih baik diperjuangkan atau gak?

Lebih baik berdoa aja kayanya..
Menyerahkan semuanya kepada Yang Maha Menentukan Takdir
Lagipula, hal yang paling pasti di dunia ini adalah ketidakpastian,
dan kejutan memang tidak pernah pasti.Hohoho!

"Terkadang aku ingin mengintip takdirku agar hidupku lebih terencana. Tapi aku baru sadar, Tuhan menyimpan takdir untuk kejutan."
"Atau untuk menggoda hidup manusia.
"Atau untuk menyelipkan humor."
"Tuhan itu benar-benar badut yang suka melucu."
"Dengan selera humor yang aneh."
Tea for Two, Clara Ng

meaningful March...

Recently,
This March,my ages turned to 22!
And then,my name turned out have an additional letters,
because finally, i've got my bachelor degree!

yay!
what a month!
what a day!
what a blast!

this March,
full of surprise..
can not disguise..

just like what Mr. A-Z said,
It takes a thought to make a word
It takes some words to make an action
It takes some work to make it work

and
one thing for sure
it takes time to make it happen...


happy continuing life!
hehehe!

suddenly captured!

ITB,22 Januari 2009..



"Untuk apa melahirkan anak ke dunia? Yang ditawarkan oleh dunia hanya masalah".
Dialog (kurang lebih) di atas dikutip dari film Pintu Terlarang, dalam adegan yang menampilkan kegalauan Gambir ketika mengantarkan Talida untuk melakukan aborsi.

Untuk anak-anak ini,
(tampaknya) belahan dunia bagian "Indonesia" masih menawarkan kebahagiaan.

^_^

I'm tagged!

Voila!Another tagged-work to do..
This time come from Gilang,one of my best-est friend in college!

Here comes the rules.
The rules are simple. Use Google image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 people.

Here we go!*take a deep breath 'coz it's gonna be long..hehe!

#1 The age of my next birthday :











Hoohoo..there is new two behind old two!
Well.. young enough right?hehe!
I believe there are so much more to come following that number!*big grin!

#2 A place I'd like to travel










Actually, I want to traveling around Indonesia but, if i have so much money and can be more than okay to spend all my money without feeling guilty; Paris, Korea and UK will be my next primary destination.

#3 A favorite place



Bookstore and my bedroom!
Best places to keep peace and serenity! *ahaha..lebay..:P

#4 A favorite food


It must be Hot and Spicy!Sluuurp...!

#5 Favorite Thing



Blackberry is so tempting but, i still love my N80 series. *though its battery 'drop" anyway..hee!
My Travel mate, whose become my mate in everything,such as writing, messengering,gossiping, facebooking and another such of things.Hyahaha!
Shoes and bags. Well, to be honest,those are my favorite things to buy!Guilty pleasure!haha!

#6 Favorite Color



PURPLE. No Doubt!
The reason why i love this color, jump to this.

#7 A city I was born



Consider this picture as Golden Gate?hahahaha!My wish!
Pasopati it is!Got a clue? :)

# 8 A nickname I had




Wow!I'm so happy to find at least three of my common nickname appeared in Google search image. Yup, sometimes i called as (only the) "dey", "dee", and "deya".

#9 College Major


Origin of Species?
Darwin theories?
History can explain so much about that,
but about the species and all things inside and out, Biology is the answer!Hohoho!

#10 Name of my LOVE


After all laugh,tears,work, play, and all things which made me feel alive,
I love my life!

#11 A bad habit



sighh!lately, what can I do is just determined to get sleep!

#12 A hobby

From those three, i bet you can know my hobby obviously,
Wait!There is one more,



proudly present,my freakish hobby.... collecting purple stuffs!hehehe!

#13 My Wish list




have my own boutique with my own designed clothes and have my own well-written books.
Supeerrrbb!
*Aaaaaamiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnn............!

That's all!Finish!You may exhale right know.Hehe!
Hum, this is the most-niat posting I've made, and lucky number 7 persons I tag are..nobody!
Why?
I let you all, who read this posting and get inspired, for being tagged by yourself and write down about it in your own blog. Feel free to decide and don't forget, let me know okay!

Enjooyy...:D

(one-kind-of) frequently.ask.questions (in-life)

Tiba-tiba, *pertanyaan terlontar dari mulut teman saya.

“Pada suatu hari, kamu berjalan memasuki gua. Gelap sekali. Hingga saatnya kamu melihat lilin dan diperbolehkan mengambilnya. Berapa banyak lilin yang kamu ambil?
Kujawab, “Satu”

“Kamu pun menyusuri gua itu. Sampai suatu ketika, kamu melihat obor. Apa yang akan kamu lakukan,mengganti lilin dengan obor atau tetap membawa satu lilin yang sudah kamu pegang?”
Kujawab, “Tetap bawa lilin”

Kemudian,kamu melihat sosok perempuan dalam perjalanan gua itu,namun tidak jelas siapa,perawakannya pun samar-samar. Kamu akan menghampirinya atau tidak?’
Kujawab, “iya, ku hampiri”

“Akhirnya, sampai juga di ujung gua. Ketika keluar dari sana, kamu bertemu dengan dua pilihan, jalan ke gurun atau ke hutan. Manakah yang kamu pilih?”
Kujawab : “Hutan”

"Yakin hutan?Gak mau gurun aja?"
Kujawab, "Iya, yakin!Hutan!"

“Perjalanan hutan pun kau telusuri, hingga akhirnya kamu merasa haus, lelah serta kecapaian. Dan saat itu, kamu melihat rumah tua yang kecil, kotor dan tak terawat. Kamu akan masuk atau tidak, ke dalam rumah itu?"
Kujawab : “Aku akan masuk”

“Setelah kamu masuk, ada meja. Dan diatasnya ada segelas air. Kamu akan meminumnya atau tidak?”
Kujawab : “Tidak”

Ku bertanya, “Apa maksud pertanyaan mu dan apa arti jawaban ku?”
Dia menjelaskan.

Hingga akhirnya, mulutku meluncurkan sebuah kesimpulan .
“Berarti aku orang yang akan setia pada satu pasangan, tidak peduli godaan, berani menghadapi sosok baru yang tak kukenal, bersedia menjalani hidup penuh tantangan, siap menghadapi komitmen dan tidak mudah percaya sama orang, begitu?”

Dia jawab, “Yang aku lihat sih, kamu memang seperti itu”

*Fyi,kalimat pertanyaan yang saya tulis tidak sama persis dengan yang diucapkan ;dibubuhi pemanis buatan namun tidak berlebihan dan dibumbui pengurangan namun tanpa mengurangi esensi dari pertanyaan yang diajukan.Enjoy!

go on to the next page! :D

Halaman 2008 sudah tamat.

Halaman 2009 sudah dimulai.

Mari, siapkan stabilo, pulpen, pensil dan pena lagi!

Biarkan mereka menari-nari di lembaran baru.

Penghapus? tak usah..!

Biarkan halaman itu jujur.

Hingga akhirnya, nanti, ketika kau baca kembali.

Maka, kau akan mengerti.